101 Kiat Memberi Obat Kepada Bayi

Pastikan buah hati kita mendapatkan obat yang tepat dengan dosis yang tepat pula! Berikut ini kiat-kiat memberikan obat kepada bayi.

kiat

1. Dilarang coba-coba! Bisa-bisa obat yang diberikan berlebihan dan mengakibatkan over dosis, yang lebih jauh bisa menimbulkan komplikasi yang dapat merusak hati dan ginjal.

2. Dosis tepat, gunakan sendok obat! Jangan mengira-ngira sendiri dosis obat yang akan diberikan untuk si kecil. Jika dokter menyebut sendok, yang dimaksud adalah sendok obat -sendok takar yang memiliki ukuran. Umumnya, untuk memperoleh dosis yang tepat, dokter akan menghitung kadar dosis obat sesuai dengan berat badan si kecil.

3. Perhitungan obat secara medis. Satu sendok obat biasanya berukuran 5 cc, sama dengan 120 mg. Karena membutuhkan 60 mg, maka parasetamol yang akan diberikan sebanyak setengah sendok obat. Jadi, sangat dianjurkan agar Moms tidak memberikan obat untuk si kecil dengan dosis sembarangan.

4. Bagaimana bila obat dimuntahkan? Karena rasa obat yang pahit, tak jarang si kecil memuntahkan kembali obat yang sedang diminum. Jika mendapatkan obat puyer yang pahit, Moms sebaiknya mendapatkan pemanis dari apotik. Bila si kecil muntah sesaat setelah diberikan obat, kita bisa memberikannya lagi dengan dosis yang sama. Kurang dari 30 menit, obat belum terserap di dalam tubuh. Namun, jangan langsung diberikan saat itu juga, tunggulah sekitar 10 menit setelah ia muntah. Bila ia muntah setelah 30 menit obat diberikan, tak perlu diulang pemberian obatnya. Jadi, tunggu beberapa jam hingga jadwal pemberian obat selanjutnya. Barulah ia boleh diberikan obat kembali dengan dosis yang sama.

5. Perhatikan warna obat! Sebelum kita memberikan obat puyer untuk si kecil, perhatikan benar kadaluarsa obat. Amati warna obat dalam kemasan kertasnya, apakah warnanya berubah. Jika iya, maka kemungkinan obat sudah terkontaminasi dengan udara. Sebaiknya Moms menggantinya dengan obat yang baru.