Cara Aman Membawa Bayi dalam Perjalanan Panjang

Anda mungkin akan berpikiran apakah bayi Anda terlalu muda untuk melakukan perjalanan darat? Mungkin Anda akan merasa grogi melakukan perjalanan dengan bayi yang baru lahir, tapi kenyataannya, penumpang kecil ini merupakan teman perjalanan yang menyenangkan.

Pertanyaannya adalah bagaimana melakukan itu? Berikut ini beberapa tips untuk melakukan perjalanan dengan bayi.

tips

1. Pikirkan jarak dan waktu perjalanan. Rencanakan tujuan yang realistis, yang bisa ditempuh secepat mungkin. Anda harus memikirkan berapa lama bayi mampu bertahan duduk di atas kursinya untuk tidak menjadi rewel. Lakukan perjalanan di malam hari, saat mereka ada dalam jadwal tidurnya. Mungkin Anda berpikiran untuk mengemudi saat siang hari? Anda tetap bisa melakukannya saat bayi dalam jam tidur siang mereka. Lakukan pemberhentian untuk mengganti popok mereka sebelum mereka resah dan rewel. Bagi Anda istirahat ini bisa digunakan untuk pergi ke kamar mandi.

2. Pindahkan bayi saat beristirahat. Saat Anda tiba di tempat tujuan, pastikan untuk memindahkan bayi dari kursi penumpang ke dalam bangunan. Kenyataannya, tidur di kursi penumpang bisa membuat masalah pernafasan bagi bayi. Jadi keluarkan bayi dari kursinya saat Anda singgah di tempat pemberhentian.

3. Fleksibel. Saat bepergian dengan bayi, fleskibilitas sangat diperlukan. Untuk membuatnya lebih mudah, petakan rencana perjalanan Anda dan buat catatan untuk tempat pemberhentian yang baik di sepanjang jalan. Memesan kamar hotel di sepanjang jalan yang ada saat Anda siap untuk tidur.

memesan kamar hotel

4. Waktu Menyusui. Bayi yang tertidur dan kondisi yang tidak biasa bisa membuat jadwal menyusui Anda kacau. Usahakan untuk teguh pada jadwal menyusui jika semuanya memungknkan. Tapi ingat untuk tidak melakukannya saat Anda sedang dalam kendaraan yang melaju. Mungkin akan sangat menggoda jika bayi Anda menangis di perjalanan sementara tempat peristirahatan masih jauh. “Berhenti sejenak untuk menyusui dan mengganti popok yang basah sebelum melanjutkan perjalanan,” ujar RIvoli.

5. Sering-sering berhenti. Jika bayi Anda sedang dalam tidurnya yang nyenyak, jangan diganggu. Tapi jika, dia terbangun dan siap untuk keluar dari kursinya, berhentilah sebelum rengekan berubah menjadi tangisan keras.

6. Jangan terganggu. Saat bayi Anda mulai resah di bangku belakang, insting pertama yang Anda lakukan adalah berusaha mendiamkannya dengan cara yang paling mungkin, dengan meraih dot yang jatuh dari mulutnya, memberinya botol susu. Tapi jika Anda sedang di dalam mobil, jangan melakukan itu semua.

7. Temani selalu bayi. Jika bayi Anda mulai mengganti kegembiraan dengan tangisan, pindahlah ke kursi belakang. Jadi sementara pasangan Anda menyetir, Anda di belakang duduk bersamanya.