Belajar dan Bermain Bersama Bayi Usia 9 Bulan

1. Bermain dengan gambar-gambar. Duduklah bersama bayi Anda. Tunjuk gambar-gambar yang ada di koran, kemudian sebutkan namanya.

2. Bermain dengan tekstur. Anda pasti memiliki potongan-potongan kain bekas kan? Nah, sekarang waktunya memanfaatkannya untuk bayi Anda. Ajak bayi Anda duduk bersama Anda dan bantu dia untuk meraba setiap perbedaan tekstur dengan tangannya.

3. Bermain dengan boneka. Berikan sebuah boneka bayi kepada si kecil. Tunjukkan kepada bayi Anda anggota-anggota tubuhnya yang sama dengan yang ada pada boneka. Anda bisa mengatakan, “Ini mata boneka. Mata Dede mana?”

4. Bermain memanjat. Bayi Anda akan senang dan merasa tertantang untuk memanjat tangga, naik ke atas kasur dan sebagainya untuk mengasah kemampuan memanjatnya. Anda harus lebih hati-hati lagi dalam menata rumah Anda karena bayi Anda akan mencoba memanjat ke atas berbagai perabotan rumah Anda.

5. Bermain memukul panci dengan sendok kayu. Perhatikan cara dia memegang sendok di tangan yang satu dan memukul-mukul panci dengan tangan yang lain.

gambar, boneka, panciPastikan dapur Anda aman untuk bayi Anda karena merupakan tempat yang sangat menarik baginya untuk bereksplorasi.
1. Kunci oven Anda.
2. Jangan biarkan panci berada di atas kompor dengan gagang mengarah ke luar. Bayi Anda bisa menariknya ketika Anda lengah.

Anda mungkin akan melihat bayi Anda lahap memakan satu jenis makanan dan menolak jenis makanan yang lain. Terkadang mungkin ia akan bermain dengan makanan yang Anda berikan.

Satu hal yang perlu Anda perhatikan berkaitan dengan makanan adalah kemandirian bayi Anda. Terkadang yang membuat bayi Anda “protes” bukan makanan yang Anda berikan kepadanya, melainkan ketidakpedulian Anda terhadap keinginannya untuk bisa makan sendiri! Nah, sebagai jalan keluarnya, coba Anda berikan sendok bayi yang bisa dipegangnya. Dengan begini, Anda telah mendukung keinginan untuk mandiri pada buah hati Anda…

Alternatif lain adalah dengan memberikan makanan yang aman untuk dipegangnya, yang dikenal dengan finger food. Untuk menghindari bahaya tersedak, sebagai tahap awal Anda bisa memberikan potongan makanan yang sangat kecil dan lunak, yang bisa dengan mudah hancur dalam mulutnya.