Begini Cara Menghitung Berat Badan Bayi

Berat badan bayi bisa menjadi cerminan kecukupan gizi bayi Anda. Bayi ASI Eksklusif cenderung lebih lambat kenaikan berat badannya setelah tiga bulan dibandingkan bayi yang mendapatkan susu formula, dan hal ini normal. Kenaikan berat badan yang lebih cepat pada bayi susu formula bukanlah standar yang sebaiknya digunakan. Untuk mengetahui pertumbuhan berat badan anak, Anda harus mengetahui cara menghitungnya dan mengetahui berapa berat badan ideal untuk anak seusia buah hati Anda.

Berat badan yang bertambah dengan cukup, bisa menjadi gambaran kesehatan anak secara keseluruhan. Pada beberapa kasus, sakit yang dialami bayi dapat menyebabkan kenaikan berat badannya tidak sepesat yang diharapkan. Sebaiknya timbanglah berat badan anak Anda secara teratur setiap satu bulan sekali. Sebelum mengukur berat badan bayi, sebaiknya Anda menghapal dengan betul berapa berat badan bayi Anda saat lahir.

Berat badan bayi, berat badan anakPada beberapa hari kehidupan awal bayi, biasanya berat badan bayi akan turun sekitar 10 hingga 15 persen dari berat badannya saat lahir karena keluarnya cairan melalui urin dan feses bayi. Selanjutnya pada bayi berusia di bawah tiga bulan, berat badan bayi idealnya bertambah sebanyak satu kilogram setiap bulannya. Selanjutnya hingga berusia enam bulan, berat badan bayi sebaiknya bertambah antara 500 hingga 700 gram. Kemudian pada bayi di atas usia enam bulan hingga satu tahun, berat badan bayi akan bertambah 500 gram. Sementara pada usia satu hingga dua tahun berat badan bayi biasanya hanya akan bertambah sebanyak 250 hingga 300 gram saja per bulannya.

Bila pertambahan berat badan anak jauh melebihi berat badan yang seharusnya, bisa jadi anak Anda mengalami obesitas. Anda juga tidak perlu khawatir bila berat badan anak Anda berbeda dengan berat badan anak lain yang usianya sama. Sesungguhnya berat badan anak bukan hanya ditentukan oleh usia, tetapi juga oleh berat badan anak saat lahir.