Sop Bayi Manusia

Cerita ini ditulis oleh seorang wartawan di Taiwan sehubungan dengan adanya gosip mengenai makanan penambah kekuatan dan stamina yang dibuatdari sari janin manusia. Healthy Soup yang dipercaya dapat meningkatkan stamina dan keperkasaan pria terbuat dari janin bayi manusia berumur 6 – 8 bulan dapat dibeli per porsi seharga 3000-4000 RMB (mata uang setempat). Salah seorang pengusaha pemilik pabrik di daerah Tong Wan,Taiwan mengaku sebagai pengkonsumsi tetapnya. Penulis diajak oleh pengusaha tersebut di atas ke salah satu restoran yang menyediakan Healthy Soup di kota Fu San – Canton dan diperkenalkan kepada juru masak restoran tersebut. Kata sandi untuk Healthy Soup adalah BAIKUT. Juru masak restoran menyatakan jenis makanan tersebut tidak mudah didapat karena mereka tidak tersedia ready stock. Tidak dijelaskan berapa harga belinya, yang pasti itu tergantung besar-kecil, hidup-mati janin tersebut dan sebagainya. Urusan bayi itu diserahkan ke restoran dalam keadaan hidup atau mati, tidak ada yg mengetahui. Menurut beberapa sumber, janin yang dikonsumsi semua adalah janin bayi perempuan.

beberapa sumber

Bangsa manusia adalah bangsa yang derajatnya paling tinggi dari mahluk apapun di bumi ini, dan tindakan tersebut adalah tindakan yang sesungguhnya bukan berasal dari pemikiran manusia. Lihatlah, apa yang terjadi bila Syariat Islam tidak ditegakkan di dunia, ketika aturan Allah tidak dijadikan hukum, yang mengatur kehidupan di dunia, maka manusia menjadi rusak, keji, dan lebih buruk dari binatang ternak. Inilah buah dari aturan komunis, yang diterapkan di dunia.

Jadi yang harus dilakukan adalah menghukum pelaku kekejaman ini dengan hukum Islam, bila membunuh maka hukumnya adalah dibunuh lagi atau membayar diat, seharga jiwa seorang manusia. Menurut Allah pembunuhan 1 orang, diatnya 100 ekor onta, 1 ekor onta harganya sekitar Rp 100 juta, jadi 100 ekor onta = 100 juta x 100 = berapa??? Ini kalau keluarga yang dibunuh mau menerima diat, tapi kalau minta dibunuh lagi maka yang dilakukan algojo adalah pembunuh harus dibunuh lagi. Si pembunuh ini bila ia orang Islam, maka di akhirat sudah tidak terkena hukuman lagi.

Untuk orang yang hidup, maka akan tercipta keamanan, karena orang akan takut untuk membunuh. Hakim yang melaksanakan hukum berdasarkan hukum Allah, maka berpahala.

Karena memiliki efek jera kepada yang melihatnya, dan memberikan perlindungan kepada manusia yang lain dan sebagai penebus dosa bagi yang melakukan kesalahan. Untuk yang mendapatkan hukuman Qisos, bila dia beragama Islam, maka di akhirat nanti tidak lagi dihukum oleh Allah.

hukuman qisos

Jadi Hukum Islam yang diberlakukan oleh negara, dengan pengadilan Hukum Islam, menjadi pelindung bagi seluruh manusia, alam dan kehidupan. Ketika yang dilaksanakan adalah Hukum Allah, maka ini berlaku hingga negri akhirat, di akhirat nanti ia sudah tidak diadili lagi, oleh perbuatan dosanya di dunia. Langsung masuk surga.

surga