Mengapa Bayi Sering Muntah?

Pernahkah anda mengalami bayi mengalami muntah setelah diberi ASI? Bahkan pada bayi yang sudah diberikan MPASI pada suapan terakhir bayi anda ketika mulutnya terbuka dan makanannya tersembur keluar. Anda sebaiknya jangan panik terlebih dahulu karena pada usia bayi 3-6 bulan seringkali mengalami gumoh. Pada umumnya kondisi gumoh akan dialami bayi setelah menangis terlalu kuat.

Perlu anda ketahui bahwa gumoh yang terjadi pada bayi merupakan tanda bahwa bayi anda sudah mulai kenyang. Pada saat bayi anda gumoh maka anda dapat meminimalkan jumlahnya. Pastikan setiap selesai mendapatkan ASI, bayi anda dapat bersendawa sehingga dapat mengurangi muntah. Pada usia 6 bulan maka sistem pencernaan semakin baik dan dapat duduk dengan tegak, bahkan pada usia 6 bulan bayi sudah mendapatkan makanan pendamping ASI. Pada usia bayi 12 bulan maka kebiasaan bayi gumoh akan berhenti.

bayi, muntah

Selain itu yang harus anda ingat bahwa gumoh memiliki perbedaan dengan muntah walaupun pada dasarnya akan terjadi pada usia bayi di bawah 6 bulan dan akan membaik seiring dengan berjalannya usia bayi anda.

bayi, muntah

Jika bayi anda masih muntah dengan tanda-tanda yang tidak normal seperti di bawah ini segeralah hubungi bidan terdekat untuk mendapatkan pertolongan pertama.

  1. Terlihat kesakitan saat muntah.
  2. Muntah yang dibarengi perut kembung.
  3. Muntah terus-menerus yang disertai BAB, bisa jadi bayi anda terkena muntaber.
  4. Bayi muntah hebat setelah makan sesuatu, berarti bayi keracunan makanan.

Jadi intinya penyebab bayi sering muntah itu adalah hal yang sangat wajar, asalkan muntah pada bayi tidak termasuk pada 4 kategori di atas.

bayi, muntah