Kelainan Pada Tulang Belakang

Berikut ini adalah beberapa bentuk kelainan tulang belakang.

kelainan tulang belakang, suatu kelainan bentuk

    1. Skoliosis. Terdapat 3 penyebab umum dari skoliosis:
  1. Kongenital, biasanya berhubungan dengan suatu kelainan dalam pembentukan tulang belakang atau tulang rusuk yang menyatu.
  1. Neuromuskuler, pengendalian otot yang buruk atau kelemahan otot atau kelumpuhan akibat penyakit berikut:
  • Cerebral palsy.
  • Distrofi otot.
  • Osteoporosis juvenile.
  1. Idiopatik, penyebabnya tidak diketahui.

Gejalanya berupa:

  1. Nyeri punggung.
  2. Kelelahan pada tulang belakang setelah duduk lama.
  3. Skoliosis yang berat bisa menyebabkan gangguan pernafasan.

Kebanyakan pada pungkelainan tulang belakang, suatu kelainan bentukgung bagian atas, tulang belakang membengkok ke kanan dan pada punggung bagian bawah, tulang belakang membengkok ke kiri; sehingga bahu kanan lebih tinggi dari bahu kiri. Pengobatan yang dilakukan tergantung kepada penyebab, derajat dan lokasi kelengkungan serta stadium pertumbuhan tulang. Pada pembedahan dilakukan perbaikan kelengkungan dan peleburan tulang-tulang. Tulang dipertahankan pada tempatnya dengan bantuan 1-2 alat logam yang terpasang sampai tulang pulih.

  1. Kifosis, adalah suatu kelainan bentuk pada tulang belakang yang bisa terjadi akibat trauma, gangguan perkembangan.  Gejalanya berupa nyeri bila ditekan dan kekakuan pada tulang belakang. Diagnosis berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik. Rontgen tulang belakang dilakukan untuk mengetahui beratnya lengkungan tulang belakang. Jika keadaan semakin memburuk, mungkin perlu dilakukan pembedahan untuk memperbaiki kelainan pada tukelainan tulang belakang, suatu kelainan bentuklang belakang.
  2. Gejala lordosis seringkali menyerupai gejala gangguan atau deformitas tulang belakang lainnya, atau dapat diakibatkan oleh infeksi atau cedera tulang belakang. Penatalaksanaan lordosis tergantung pada penyebab lordosis.