ASI bagi Bayi via Proses Sectio Caesaria

Bayi yang dilahirkan melalui Proses Sectio Caesaria harus menerima susu formula di awal kehidupannya, padahal si bayi bisa mendapatkan ASI dari ibunya. Padahal jika bayi demam, obatnya adalah ASI. Karena pengetahuan keluarga yang kurang tentang pentingnya ASI dan kondisi ibu yang masih labil, akhirnya keluarga si bayi membelikan susu formula dan diberikan kepada perawat.

Beberapa saat setelah bayi dilahirkan pun tidak dilakukan inisiasi menyusui dini yang dapat mencegah kematian pada bayi. Padahal waktu-waktu tersebut merupakan periode emas bagi si bayi dan akan menentukan kondisi tubuhnya di masa yang akan datang.  Berikut adalah beberapa manfaat dari ASI bagi bayi:

  1. Kolostrum merupakan pelindung bagi bayi yang baru lahir karena mengandung antibodi yang memberikan kekebalan tubuh anak terhadap penyakit.
  2. Memenuhi kebutuhan nutrisi bayi yang tidak didapatkan dari makanan mana pun.

Hal ini penting untuk diketahui dan didiskusikan calon ibu, keluarga dan tim medis yang akan menangani proses kelahiran.

  1. Tipe bius apa yang akan diterima?
  2. Pemeriksaan bilirubin dilakukan jika bayi kuning pada usia 24 jam pertama, bayi sangat kuning, kecurigaan hemolisis dan bayi diduga sepsis.
  3. Tim medis diharuskan menjelaskan rencana serta tindakan yang dilakukan dan melalui persetujuan keluarga bayi.

Pentingnya pengetahuan tentang ASI dapat mengurangi angka kematian pada bayi dan mendukung kesehatan bayi yang berkelanjutan hingga ia besar nanti. Jadi, ayo dukung ASI ekslusif pada bayi!

Proses Sectio Caesaria, tim medis